- 4 Sections
- 20 Lessons
- Lifetime
Expand all sectionsCollapse all sections
- Mastering The Creative PipelineFokus: Membangun pondasi proyek agar tidak melenceng di tengah jalan.5
- 1.1Mindset Management: Mengapa workflow lebih penting daripada bakat semata dalam industri profesional.
- 1.2The Anatomy of a Great Brief: Membedah elemen wajib dalam Creative Brief (Tujuan, Audiens, Pesan Utama, Deliverables, dan Deadline).
- 1.3Reverse Briefing: Teknik bertanya kepada klien untuk menggali kebutuhan tersembunyi (Unstated Needs).
- 1.4Analisis Kelayakan Proyek: Menghitung apakah budget dan waktu yang tersedia realistis untuk dikerjakan.
- 1.5Workshop: Praktik membuat Creative Brief yang anti-bingung.
- Hari 2: Resource Planning & Timeline StrategyFokus: Mengatur strategi manusia, alat, dan waktu.5
- 2.1Work Breakdown Structure (WBS): Memecah proyek besar menjadi tugas-tugas kecil yang bisa dikelola.
- 2.2Metodologi Manajemen Proyek: Memilih antara Waterfall (untuk proyek linear) atau Agile/Scrum (untuk proyek yang cepat berubah).
- 2.3Pemilihan Creative Stack: Menentukan tools yang tepat (Asana vs Monday.com vs Trello) sesuai ukuran tim.
- 2.4Buffer & Contingency Planning: Cara menyelipkan waktu cadangan untuk mengantisipasi revisi mendadak atau kendala teknis.
- 2.5Workshop: Menyusun Timeline proyek menggunakan Gantt Chart.
- Hari 3: Execution, Review, & Feedback LoopFokus: Menjaga kualitas tetap stabil selama proses produksi.5
- 3.1Internal Quality Control (QC): Menciptakan standar sebelum karya dilihat oleh klien.
- 3.2The Art of Giving Feedback: Cara memberikan kritik kepada desainer/videografer agar hasil lebih baik tanpa merusak mood tim.
- 3.3Managing Revision Hell: Strategi membatasi jumlah revisi dan cara menagih biaya tambahan jika terjadi Scope Creep.
- 3.4Collaboration Tools: Sinkronisasi aset menggunakan Cloud (Google Drive, Dropbox, atau Frame.io untuk video).
- 3.5Workshop: Simulasi menangani konflik revisi dan feedback yang kontradiktif dari klien.
- Hari 4: Final Delivery, Archiving, & ScalabilityFokus: Pengiriman aset profesional dan evaluasi sistem untuk pertumbuhan bisnis.5
- 4.1Final Handoff Checklist: Memastikan file dikirim dalam format yang benar (Source file, Press-ready, Social Media optimized).
- 4.2Digital Asset Management (DAM): Sistem penamaan file (Naming Convention) agar aset mudah ditemukan 5 tahun lagi.
- 4.3Project Retrospective: Teknik evaluasi “Post-Mortem” untuk melihat apa yang bisa dipercepat di proyek berikutnya.
- 4.4Automation & AI Integration (Khusus Business Class): Menggunakan AI untuk mempercepat alur kerja administratif (notulensi, reporting, hingga sketsa awal).
- 4.5Workshop: Membuat SOP (Standard Operating Procedure) pribadi atau perusahaan yang siap pakai.
