- 6 Sections
- 24 Lessons
- Lifetime
Expand all sectionsCollapse all sections
- MODUL 1: Fondasi & Arsitektur Bisnis (Business Architecture)Tujuan: Memahami struktur besar bisnis sebelum masuk ke teknis dokumen.4
- 1.1Definisi Playbook vs SOP: Mengapa SOP saja tidak cukup untuk membuat bisnis autopilot.
- 1.2Identifikasi Value Chain: Memetakan proses utama (Core Process) yang menghasilkan uang dan proses pendukung (Support Process).
- 1.3Mapping Organisasi: Menyelaraskan Struktur Organisasi dengan alur kerja (siapa bertanggung jawab atas apa).
- 1.4Analisis Bottleneck: Teknik mendeteksi kemacetan operasional yang merugikan perusahaan.
- MODUL 2: Teknik Flowcharting & Visualisasi ProsesTujuan: Mengubah alur kerja yang rumit menjadi peta visual yang mudah dipahami.4
- 2.1Standar Simbol Flowchart: Menggunakan simbol standar internasional agar tidak terjadi salah tafsir.
- 2.2Metode Swimlane Diagram: Memetakan alur kerja lintas departemen (siapa mengoper bola ke siapa).
- 2.3Software Tools: Tutorial menggunakan alat bantu digital (Lucidchart, Visio, atau Whimsical).
- 2.4Latihan Praktis: Mengonversi narasi lisan menjadi alur kerja visual.
- MODUL 3: Penulisan SOP Manual (The Writing Art)Tujuan: Menyusun instruksi kerja yang tidak bisa disalahartikan (Fool-proof).4
- 3.1Struktur Dokumen Standar: Membedah Header, Judul, Tujuan, Ruang Lingkup, hingga Riwayat Revisi.
- 3.2Teknik Kalimat Aktif: Cara menulis instruksi yang “to-the-point” dan minim kata sifat yang ambigu.
- 3.3Integrasi Checklist: Cara menggabungkan SOP dengan Checklist agar operasional 100% akurat.
- 3.4Penomoran & Kodifikasi: Membuat sistem penomoran dokumen (Document Control) yang rapi dan mudah dicari.
- MODUL 4: Digitalisasi & Integrasi Sistem (Modern Playbook)Tujuan: Meninggalkan era kertas dan beralih ke sistem cloud yang dinamis.4
- 4.1SOP Berbasis Video: Cara membuat SOP visual menggunakan rekaman layar (Loom/Screen-recording) untuk kecepatan belajar.
- 4.2Knowledge Base Management: Mengelola “Kitab Suci” bisnis di platform seperti Notion, Google Drive, atau Trello.
- 4.3Automasi Sederhana: Menghubungkan SOP dengan pengingat otomatis (Reminder) agar jadwal rutin tidak terlewat.
- 4.4Keamanan Dokumen: Mengatur hak akses agar data rahasia perusahaan tetap aman.
- MODUL 5: Implementasi & Change ManagementTujuan: Memastikan tim mau menjalankan sistem yang sudah dibuat.4
- 5.1Psikologi Perubahan: Cara menghadapi karyawan yang resisten terhadap aturan baru.
- 5.2Sosialisasi & Onboarding: Teknik melatih tim lama dan tim baru menggunakan Playbook.
- 5.3Uji Coba (Beta Testing): Cara melakukan simulasi SOP sebelum resmi diterapkan secara masal.
- 5.4Feedback Loop: Membangun budaya di mana karyawan bisa memberikan masukan untuk perbaikan sistem.
- MODUL 6: Audit, Review, & Scaling UpTujuan: Menjaga agar sistem tetap relevan dan mendukung pertumbuhan bisnis.4
- 6.1Mekanisme Audit Internal: Cara memeriksa apakah SOP dijalankan dengan benar di lapangan.
- 6.2Evaluasi Berkala (Continuous Improvement): Teknik Kaizen dalam memperbarui SOP setiap 6-12 bulan.
- 6.3Koneksi SOP ke KPI: Menghubungkan kepatuhan sistem dengan penilaian kinerja karyawan.
- 6.4Scaling Strategy: Menyiapkan SOP untuk pembukaan cabang baru atau sistem Franchise.
Identifikasi Value Chain: Memetakan proses utama (Core Process) yang menghasilkan uang dan proses pendukung (Support Process).
Next
